AKU MENJADI TUA
(Untuk mereka yang kusayangi….. salam sehat dari Adi Suprayitno)
Pada hari itu anda dilahirkan di dunia dan terus tumbuh berkembang hingga sekarang.
Manusia ditakdirkan oleh Sang Pencipta untuk hidup di dunia, berangsur-angsur tua dan kemudian mati. Batas usia tentunya sudah ditentukan berbeda satu dengan yang lain pada setiap individu dengan segala kelebihan dan keistimewaan pada organ tubuhnya. Jika seseorang pandai mengelola dirinya maka usianya dapat tercapai dengan maksimal, sehingga organ tubuhnya tidak berhenti berfungsi karena tidak terpelihara dengan baik.
Banyak manusia yang meninggal karena tidak sakit, tapi kebanyakan karena sakit dan tidak tertolong. Atau bahkan ada yang menderita sakit cukup lama sebelum akhirnya berpulang kepada Penciptanya.
Menurut teori DNA, manusia menjadi tua terutama karena akumulasi kerusakan pada kode genetik dan pemendekan telomer. Dengan demikian sel tubuh menjadi kehilangan kemampuannya untuk membelah dan memperbaiki diri. Ketika sel tidak lagi berfungsi optimal, jaringan tubuh akan rusak dan tanda-tanda penuaan pun muncul.
Telomer adalah struktur pelindung di ujung untai DNA. Setiap kali sel membelah untuk mengganti sel yang rusak, telomer akan sedikit memendek. Setelah pembelahan mencapai batas tertentu, telomer menjadi terlalu pendek. Kondisi ini memicu sinyal agar sel berhenti membelah atau mati, yang menyebabkan penuaan jaringan tubuh.
Cara memperlambat pemendekan telomer bisa melalui gaya hidup. Peran enzim telomerase dapat membuat perbedaan pada seseorang antara usia kronologis (kalender) dan usia biologis. Proses penuaan itu menyebabkan kulit kendur, otot melemah, metabolisme melambat, penurunan kepadatan tulang, serta perubahan fungsi hormon dan sistem imun.
Kerusakan sel otak manusia (neuron) terjadi ketika sel-sel di dalam otak mengalami penurunan fungsi atau cedera. Karena sel otak dewasa memiliki kapasitas yang sangat terbatas untuk memperbaiki diri sendiri, akibatnya kerusakan yang signifikan sering kali memicu gangguan fungsi tubuh dan penurunan kemampuan secara permanen.
Penyebab Utama Kerusakan Sel Otak umumnya dipicu oleh beberapa mekanisme seperti kekurangan Oksigen (Hipoksia) dan asupan Nutrisi karena aliran darah yang tersumbat atau pecah, benturan keras, karena penyakit (Alzheimer dan Parkinson), Infeksi dan Peradangan, serta Gaya hidup buruk (stres berkepanjangan, kurang tidur, merokok, dan alkohol).
Secara struktural, sel otak yang sudah mati tidak dapat hidup kembali. Namun, Otak manusia yang cedera memiliki kemampuan beradaptasi melatih sel-sel sehat yang tersisa agar mengambil alih fungsi area yang rusak. Proses ini dapat dioptimalkan melalui terapi fisik, obat-obatan khusus atau pemanfaatan Teknologi Stimulasi Otak, namun tidak dapat pulih total.
Selama proses penuaan, tubuh mengalami perubahan seperti penurunan elastisitas kulit, penurunan kepadatan tulang, dan melambatnya metabolisme. Organ dan sistem tubuh juga berfungsi lebih lambat, berkurangnya massa otot, serta keriput dan garis halus mulai muncul pada kulit.
Jadi secara genetik proses penuaan sudah terprogram sejak manusia dilahirkan, ditandai adanya pemendekan ujung kromosom dan dipercepat dengan gaya hidup masing-masing individu selama perjalanan hidupnya. Penyempitan dinding pembuluh darah oleh penumpukan lemak (Plak) terjadi seiring dengan pertumbuhan badan. Pada usia 16-20 tahun sudah menunjukkan keberadaan plak aterosklerosis pada pembuluh darah manusia.
Tips menghadapi proses penuaan adalah dengan menjaga asupan nutrisi agar tidak berlebih, mencukupi kebutuhan tubuh dengan asupan makronutrien dan mikronutrien yang sesuai. Menghindarkan diri dari stres dan latihan fisik dalam dosis menengah juga dapat memperlambat proses penuaan.
Tidur nyenyak yang teratur dan dalam jumlah waktu yang cukup, memiliki harapan hidup sehat sampai batas akhir usia seseorang.
Referensi:
National Institute on Aging. Aging and Your Body. (https://www.nia.nih.gov/news/aging-and-your-body).
Harvard Health Publishing. Surprising Findings About Metabolism and Age. (https://www.health.harvard.edu/blog/surprising-findings-about-metabolism-and-age-202110082613).
ScienceDirect. Age-Related Changes in Muscle Architecture and Metabolism in Aging Humans. (https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S156816372100091X).
PubMed Central. Metabolic Changes in Aging Humans: Current Evidence and Therapeutic Strategies. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC362699770/).
Comments
Post a Comment